Berambisi Rajai Eropa, Juventus Kantongi 5 Langkah Ini

Untuk Anda penggemar sepak bola pasti selalu membutuhkan jadwal bola terbaru dan informasi terkait seputar olahraga ini. Banyaknya pertandingan di pertengahan tahun 2019 pun membuat Anda senantiasa menunggu berita terkini seputar liveskor terbaru dari klub bola kesayangan Anda. Sebut saja salah satunya klub sepak bola professional asal Turin – Italia, Juventus atau yang bisa dengan sebutan popular Juve, memegang posisi teratas dalam pertandingan sepak bola bergengsi Serie A.

Selama delapan tahun terakhir ini, Juventus behasil mendominasi Italia berkat kemenangan yang diraih mereka dalam Laga Serie A secara berturut-turut. Juve sudah mendeklarasikan klubnya sebagai salah satu klub sepak bola terkuat di Eropa.

Di tambah dengan bergabungnya Matthijs de Light, Juve semakin kuat menegaskan ambisi mereka untuk rajai sepak bola. Tidak hanya Eropa, klub yang dijuluki Si Nyoya Tua ini juga memiliki ambisi untuk merajai sepak bola dunia.

Meskipun begitu, Juventus masih penasaran ingin meraih trofi Liga Champions sebagai trofi paling bergengsi di level klub Eropa. Trofi Liga Champions terakhir kali dimenangkan pada tahun 1996 silam.

5 Langkah Juventus Rajai Sepak Bola Eropa

Dengan rasa penasaran itu, Juventus akhirnya mendatangkan pemain seperti Matthijs de Light juga Christiano Ronaldo. Berdasarkan Sky Italia, Juventus memiliki langkah-langkah menjadi raja Eropa. Langkah-langkah tersebut tergabung ke dalam 5 langkah perkembangan yang telah dan tengah dilakukan oleh Juventus.

1. Mulai dari Posisi Paling Rendah

Tahun 2006 silam, Juventus tersandung kasus Calciopoli yang membuat mereka mengalami degradasi yang sangat curam. Juventus akhirnya turun ke Serie B sehingga gelar juara Seria A tahun 2005-2006 mereka harus terenggut.

Selang beberapa waktu, Juventus berhasil memuncaki divisi kedua dan berhasil berada di kelas papan atas. Walaupun telah kembali ke dalam Serie A tidak membuat segalanya serba mudah. Terus bekerja keras selama beberapa tahun hingga pada tahun 2010 Juventus kedatangan Andrea Agnelli, yang merupakan presiden klub sepak bola La Vecchia Signora hingga kini.

2. Rumah Baru

Momen yang menjadi sejarah perkembangan Juventus terjadi pada tahun 2011 saat Juventus Stadium berhasil diresmikan. Stadion ini mencuri banyak perhatian penyuka sepak bola Italia. Meniru stadion-stadion yang berada di Inggris, Juventus Stadium dibuat dengan mempertimbangkan kedekatan penonton dengan lapangan.

Hal yang paling menyedot perhatian adalah fakta bahwa Juventus Stadium merupakan stadion pertama yang dimiliki klub Italia.

3. Kontroversi dari Pembaruan Merek

Menciptakan brand yang menarik merupakan langak ketiga Juventus. Langkah ini berhasil pada tahun 2017. Logo lama Juventus diperbaharui dengan logo yang lebih sederhana. Logo yang menampilkan huruf J besar itu awalnya menuai kontroversi.

Tetap, Juventus yakin bahwa logo baru yang dipilih mereka akan menigkatkan sense of belonging atau rasa memiliki dari para fans Juventus

4. Kebijakan dan Strategi untuk Bursa Transfer

Biarpun banyak dikritisi sebagai ‘klub doyan gratisan’, kebijakan transfer Juventus dianggap sebagai salah satu yang terbaik di tanah Eropa

5. Hadirnya Cristiano Ronaldo

Pada musim lalu banyak yang terkejut karena Juventus mendatangkan pemain terbaik Liga Champions, Cristiano Ronaldo yang berasal dari Real Madrid. Juventus mendapatkan Ronaldo dengan 105 juta poundsterling.

Juventus memberikan satu alasan untuk kedatangan Ronaldo dalam klubnya yaitu untuk membantu  Juventus menjadi juara Liga Champions.

Tidak hanya jadwal bola yang diperhatikan oleh tim kesebelasan asal Turin ini. Langkah yang ditapaki secara perlahan namun pasti juga sangat mereka perhatikan secara detail, membuat Juventus yakin akan merajai sepak bola Eropa dan Dunia. Bagaimana menurut Anda?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *